Mesin Kemasan Untuk Mengemas Suatu Produk

Posted by jenggot kambing on Friday, February 17, 2017



Tips Mesin Kemasan Mengemas Produk

Mesin Kemasan merupakan alat yang digunakan untuk mengemas suatu produk dengan ber bagai macam metode sesuai dengan fungsi dan jenisnya namun yang paling mendasar metode pengemasan adalah mensealer suatu kemasan dengan system pemanasan agar kemasan tersebut menjadi rapat namun karena mesin kemasan memiliki jenis dan fungsi yang berbeda-beda maka pengemasan yang dilakukan tentu berbeda dan juga hal tersebut di pengaruhi fitur yang dimiliki oleh jenis masing-masing mesin kemasan. 



Bila dalam industri makanan dan minuman serta produk sampo mesin kemasan sachet paling banyak digunakan karena bertujuan untuk mengemas produk cair atau serbuk, dan metode pengemasan yang dilakukan pun masal karena omset jumlah produksinya pun banyak, jelas produk tersebut akan dijual eceran, namun hasilnya cukup menguntungkan pengusaha karena produk yang dijualnya persaset sangat murah dan otomatis lebih dikenal oleh masyarakat secara meluas dan sudah pasti pengemasan yang dilakukan pun cukup berkualitas terlihat dari kemasannya dan kerapatan kemasanny.

Banyak pengusaha kopi yang menggunakan mesin packing kopi karena mereka mengemas serbuk kopi buatannya menggunakan mesin tersebut agar pengemasannya lebih rapih dan produk kopinya dapat terjaga kualitasnya dalam jangka waktu yang cukup lama karena jelas kemasan dan pengemasan yang baik kerapatannya akan memperpanjang masa kedaluarsa suatu produk makanan dan minuman tanpa harus menggunakan bahan pengawet.

Harga mesin pengemas makanan ringan pastinya berkisar antara puluhan juta hingga ratusan juta rupiah bila untuk industry besar tak jadi masalah bila harus membelinya karena memang alat tersebut sangat diperlukan untuk kelancaran suatu produksi pengemasan makanan ringan, karena hasil penjualan yang di dapat tentunya akan mengembalikan modal anda dengan cepat tanpa harus menunggu lama baliknya modal anda dengan keuntungan yang anda dapatkan kemungkinan hanya dalam hitungan bulan saja sudah pasti kembali. 

Pengemasan adalah seni dan  teknik membungkus atau memproteksi produk buat memudahkan proses distribusi, penyimpanan, penjualan dan  penggunaannya. Mudahya, pengemasan bisa di gambarkan menjadi sistem yg terkoordinasi buat mempersiapkan produk supaya siap dikirim, disimpan, disalurkan, dipasarkan dan  dimanfaatkan sang pengguna akhirnya. Karena itu, buat memancing rasa penasaran konsumen terhadap produk anda, kali ini akan kita informasikan beberapa saran menghasilkan desain kemasan produk yang sinkron buat berbagai kudapan, minuman dan  sejenisnya.

Pertama, sebelum memilih jenis bungkus yg akan dipakai sebaiknya tentukan terlebih dahulu segmen pasar atau sasaran konsumen yg akan dibidik (pasar kelas atas, menengah atau bawah). Selain itu, anda juga wajib  memperhatikan kawasan pemasarannya, contohnya seperti di pasar tradisional, toko sang-sang, pasar swalayan, atau daerah lainnya.

Jika ingin masuk ke pasar menengah atas serta masuk ke toko sang-oleh bisa menggunakan aluminium foil. Untuk aluminium foil bisa dipilih yang full foil, isi produk tidak tampak, atau yg kombinasi aluminium foil –vinyl, sehingga isi produk kelihatan. Untuk label produk anda bisa menggunakan sticker yg dibuat sedemikian rupa agar menarik serta sinkron dengan karakteristik spesial   brand anda. Tetapi Jika pasar yang anda bidik artinya konsumen menengah ke bawah, anda mampu menentukan plastik serta kertas coklat (daur ulang maksudnya).

Kedua, kemasan tidak harus mengikuti yang sudah ada. Menjadi pelaku usaha justru anda harus mampu menampilkan kemasan baru yg tidak seragam menggunakan pesaing lainnya. Yang penting menarik, sinkron menggunakan pasar, serta menyampaikan informasi produk dengan kentara. Mungkin bisa menggunakan bungkus standing pouch (bungkus yang mampu diberdirikan).

Ketiga, yang jua perlu diperhatikan para pelaku perjuangan yaitu ketersediaan bungkus tadi pada pasar. Jangan hingga kemasan yang sudah dipilih, ternyata sulit didapat di pasaran. Karena konsumen tidak akan mudah menerima perubahan bungkus. Bahkan desain bungkus pun dari awal telah harus disiapkan dengan baik. Desain kemasan yang berubah-ubah cenderung tidak disukai konsumen.

Keempat, meskipun menjadi re-packer, usahakan mengurus no reg. P-irt serta halal sendiri (untuk sementara bisa pinjam punya Produsen). Sedangkan buat brand, sebaiknya segera didaftarkan hak brand-nya ke ditjen haki melalui kanwil kemenkumham provinsi setempat.

Demikian pembahasannya tentang penggunaan mesin kemasan dalam industry makanan dan minuman serta tips pengemasan yang bisa anda lakukan agar produk dapat terlindung dan klualitas prosuk dapat terjaga dengan baik semoga bermanfaat.

{ 0 comments... read them below or add one }